Jumat, 14 Oktober 2016

Hackers Group Brave "Sky's the Limit" Chapter 2

          2 Tahun Kemudian
Kami menemukan pengganti Baru yang telah kami Percaya dan kami telah Menyerahkan semua Data Penting Pada nya, yaitu Indra Rochmana. kami menemukannya di Team Vector ternama. Dia bergabung karena ia merasa dikhianati oleh Team nya, lalu ia bergabung dengan kami karena ingin Balas Dendam.

          Pada misi kali ini, kami akan meretas sebuah Bank ternama di Indonesia. yaitu bank "Jones". sedikit aneh mungkin, tetapi memang karyawan disitu pada Jomblo.

"eh dari pertama kita bikin Team ini, perasaan kaga ada yang namanya kapten-_-" ujar Faiz
"lu OOT dongo! -_-" timpal Hasan
"OOT? apa itu OOT?" tanya Faiz
"OUT OF TOPIC Bangs*t!" teriak Semua
"santai bro, aing baru tau :3" jawab Faiz simple.
"Hari ini, gua mau tes kemampuan Indra. sejauh mana dia bisa Meretas data penting milik bank" kata Agil sambil mengangkat satu Alis kiri nya.
"okey, kapan kita menghackel bank nya?" tanya Kayla
"Hackers cadel! -_-" kata Semuanya
"Hackers beb hackers!" kata Agil sambil mengacak-acak rambut Kayla
"ah Lu berdua pacaran mulu gua jadi Iri kan gua jomblo :3" kata Dian
"Lah? kenapa lu ga jadi karyawan bank ini aja, kan semua Karyawannya jomblo" celoteh Adam
"Anying kampret bangsat modol tai :3" jawab Dian
"Lengkap amat mas :v udahlah sekarang Mulai.." ujar Adam
"buat Kali ini Indra harus menghapus data-data penting milik Bank ini dan mengganti wajah Criminal nya. kita harus selesai kan ini sebelum Radar Police terdengar oke" perintah Agil
"kita beri nama Samaran, Gua sebagai Fadlan, Indra lu sebagai Gilang, Dian lu sebagai Mr.X, Hasan lu sebagai Akbar, Adam lu sebagai Rey, Fauzan lu sebagai Zaky, Kayla kamu sebagai Pemilik hati aku aja.." kata Agil
"HHHHHHHHHHHHHHHUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU.." Teriak Semua Menyuraki Agil
"okelah daripada Nunggu lama-lama cepetan!" perintah Dian

          Adam mulai menjaga bagian Luar, Fauzan, Agil, Dian, Hasan berempat masuk kedalam untuk Mencari lokasi dimana uang itu disimpan, Sementara Indra menunggu di Mobil sekaligus Mengerjakan apa yang sudah diperintahkan oleh Agil.

          Alarm pun berbunyi menandakan adanya Perampokan yang terjadi di Bank itu,

"Indra, cepet matikan Alarm itu. sebelum Alarm ini sampai ke kantor Polisi!" perintah Agil
"Oke.. laksanakan siap 86!" jawab Indra
"Anying udah kaya TNI aja si Kampret.. Dian buru dian, gua udah gatahan pingin pipis.." kata Hasan
"entar Dongo! gua lagi otak atik komputernya" jawab Dian
"Lu mau pipis, emm lu ke si Adam dulu gih sana!" kata Fauzan
"Ah gamau gua.. takut, serem njir!" jawab Hasan
"Lama-lama gua solusi juga mulut lu!" kata Agil
"Solusi?! hah? Solasi BANGSA*" jawab Hasan Kesal
"nah itu maksud gua :3" jawab Agil

*Disisi Lain

"Waduh ini uang banyak banget anying, gua mau beli Iphone 7, nyewa pemain Jav tingkat atas, dan gua mau beli PC baru dan..."

Trrrttt~rttrr

"Halo.." kata Faiz
"Faiz cepetan lu jangan banyak ngoceh, lu keluar dari sana dan bawa uang nya sebanyak mungkin, Radar Polisi udah mulai kedenger" perintah Indra
"oh.. oke oke gua kesana.." kata Faiz

          Faiz pun berlari dengan sekuat tenaga sambil Membawa kantong yang berisi Uang, pikirannya tak henti memikirkan Iphone 7 keluaran baru. Tiba-tiba ditengah perjalanan, ia dikejutkan oleh anggota CT-Force

"Angkat tangan.." teriak Acid Fool, salah satu anggota Polisi ternama.
"Akhirnya team Hackers Group Brave tertangkap juga salah satunya.." ujar Polisi satunya.

*At the Inside Bank

          Dari atas Agil melihat Faiz ditodong oleh Senjata Api milik CT-Force, ia sangat Tegang dan Agil berlari ke arah tempat Dian, Hasan, Fauzan beraksi.

"Ah si anying kalah, kucing anying lu, kucing bangsat.." kesal Dian
"ehh si Anying malah main Cat Mario, cepetan tuh si Faiz Kena sama team CT-Force.." ujar Agil sambil menarik tangan Dian
"aaaa noo.. please bentar lagi aja, beb.. bebeb cat mario.. beb..." ujar Dian dengan sangat Dramatis

To be continue.. ~ Hallooo semua,, aku balik lagi nih ke Chapter 2. kalian pasti penasaran kan gimana kelanjutannya? selalu baca Sky's the Limit ya.. :) :D hehehe


         

Kamis, 13 Oktober 2016

Hackers Group Brave "Sky's the Limit"

          Breaking SouL, kami adalah Team Hackers yang berani dan tidak takut pada siapapun. Kami menegakkan ke-Solidaritasan pada Diri kami. Nobody can stop us! Kamilah yang terhebat. Kami adalah Team Resmi dari sebuah pasukan Elite Army di Indonesia.

"Cepetan, sebelum kita ketahuan!" bisik Dian
"Agil, lu gerak bareng Dian. Adam, Hasan lu berdua jaga Luar, gua jaga Mobil" bisik Rizaldi
"Okelah, ayo!" Ujar semuanya
"Eh tunggu-tunggu.. lah Gua?" Tanya Faiz
"Oh iya lupa gua belum ngasih lu Posisi. Lu emm? lu ah sudahlah lu jaga-jaga aja! Gua sama Fauzan diluar jaga Mobil oke!" Ujar Rizaldi
"Lu aje posisi enak, lah gua -_-" Kesal Faiz
"Ayolah bro! sebelum kita ketahuan!" ucap Dian
"Move move!"

          Jadi seorang Hackers itu tidaklah Mudah, bagi kami itu Adalah suatu Tantangan Berat yang harus kami Hadapi. Pertama kami harus hadapi Ketegangan dan Rasa Takut yang ada untuk menyebarkan Virus-virus pada Computer lalu kami Hack.juga Kami selalu dikejar-kejar oleh Fans Terberat kami, siapa lagi kalau bukan Police? ya! Fans Terberat kami- MUNGKIN?!

          Dari jauh sudah terdengar Radar Police. kami Tegang dan segera Kami selesaikan Misi Hackers ini. untuk Kali ini kami tidak boleh Gagal lagi seperti yang kemarin!

"Dian, apa udah kesebar semua?!" Tanya Agil
"Daritadi lu nanya itu mulu kaya yang udah lebih dari 1000x -_-, ini gua lagi cek makanya bantuin dong! Kamvret lu ah!" ujar Dian
"Hehehe.. okelah! Lah gua kok kaya yang denger Radar Police?" tanya Agil
"Ah perasaan lu doang kali!" jawab Dian santai

BRAK!! Pintu Terbuka Kencang Sekali!

"Lari!! Police datang!" ujar Hasan di susul oleh Adam dan semua nya Berlari tanpa disadari Sebuah Flashdisk berisi data-data pengHackers tertinggal/masih tertancap di Komputer.

"Cepat-cepat.." ujar Rizaldi, satu persatu Mulai cepat masuk Ke dalam mobil, pada saat didalam Mobil. Agil menyadari bahwa ada sesuatu yang belum di Ambil.

"Kalian maju aja! Flashdisk tertinggal. gua harus ngambil Flashdisk itu! ayolah!" seru Agil seraya Turun dari Mobil. dan semua Setuju Mengiya-kannya dan segera Menelpon pasukan Hackers Group Brave bagian Udara untuk Bersiap-siap.

*Disisi Lain

"Agil.." Lirih Kayla dengan Khawatir. oh iya Lupa memperkenalkannya. Kayla ialah Wanita Hackers pertama yang kami Temukan disini. ia Bagian yang menjaga Data-data yang tersimpan. ia Juga seorang Perawat. jika ada Salah seorang dari kami yang Terluka maka ia yang Merawatnya dan Mengobati lukanya.

          Radar Police begitu Terngiang di Telinga seorang Hackers ini, Agil. ya Perjuangan dia untuk Keluar dari Kumpulan Polisi yang sedang mengawasi nya. untung saja Jago Parkour jadi ia bisa Melewati Sekumpulan Polisi yang sedang mengawasi nya itu.

          Namun Agil terkena tembakan bagian Kaki yang membuat ia tidak bisa Berlari Kencang, lalu Bantuan bagian Darat pun datang dan Membawa ia masuk Helicopter yang sudah disiapkan. Dengan terbaring Lemah ia masih memegang Erat Flashdisk itu. Faiz, Dian, Rizaldi, Adam, Hasan, Kayla dan Fauzan melihatnya dengan sangat iba.

"Bertahanlah.." ucap Kayla sambil memegang erat Jari Jemari Agil, Agil pun tersenyum kepada Kayla. Kayla pikir itu adalah senyuman terakhir yang Agil berikan padanya, ia Pun Menangis sambil memeluk Tubuh Agil yang kaku disampingnya.
"Jangan pergi.. aku mohon Bertahanlah!" Air mata nya Mengalir deras melalui Pipinya. Jari jemari nya masih memegang erat Tangan Agil. Tiba-tiba Rizaldi Pergi begitu saja tanpa Aba-aba. Faiz pun mengejarnya sementara Adam,Dian,Hasan dan Fauzan kebingungan.

          Meratapi Langit yang begitu Gelap. Sunyi,sepi dan kelam mewakili perasaan Seorang Hackers yang sedang Patah Hati, Rizaldi.suara Helicopter begitu Terngiang di telinga nya. Ingin rasanya ia Loncat dan meninggalkan Dunia serta seisinya karena hal itu.

"Kenapa lo ga mati aja sekalian hah?! lo udah rebut kebahagiaan gua.. !!" entah apa yang dipikirkan oleh Rizaldi tetapi saat ini ia marah besar.
"Lo kenapa hah? Ja? lu kenapa?" tanya Faiz
"Gua gasuka liat Agil diperhatiin sama Kayla! lo tau kan gua Cinta sama Kayla! gua sayang sama Dia! tapi Kayla udah Agil rebut! sumpah gua Benci lo Agil!" marah Rizaldi
"Lu sadar! sesuatu yang Hilang gabakalan balik lagi seutuhnya" ujar Faiz Sambil memegang kedua Bahu Rizaldi, berusaha untuk meyakinkannya. dan melepaskannya
"Lagian salah lu juga, lu lepasin Kayla waktu itu. dan sekarang ini balasannya! dan gua .." ucapan Faiz dipotong sendiri olehnya, ia Balik badan dan berkata,
"GUA PUN MENCINTAI KAYLA! JAUH SEBELUM GUA KENAL SAMA AGIL!" teriak Faiz, Rizaldi kaget bukan kepalang. ia Tercegang, badannya berdiri Tegak menatap Faiz yang sedang berteriak
"jadi, Kita mencintai orang yang sama?" tanya Rizaldi
"Lupakanlah! sekarang kita liat keadaan Agil!" kata Faiz dan beranjak meninggalkan Rizaldi.

~~~~

"Agil.. jangan pergi!" ujar Kayla yang daritadi masih memeluk erat Agil, Agil pun tersenyum dan mengusap Rambut lembut milik Kayla.
"Gua bi..bi..sa.. untuk.. be..ber..ta..h..a..n k..a..r..karen..a.. ada.. lu.. di sisi gua.." kata Agil. mendengar jawabannya Kayla mengembangkan senyuman yang sangat Lebar.
"HHHRRRGGGHHH!" Rizaldi pun geram dan mencoba untuk menahannya, tiba-tiba ia minta izin untuk pergi ke suatu tempat saat Helicopter sudah mendarat.

~~~~

"Dia akan kemana?.." tanya Agil
"Aku gatau.." Jawab Kayla
"Udahlah gil lu Istirahat dulu Aja oke, lu masih belum Pulih" ujar Dian
"Oke, yan" jawab Agil, Agil pun berjalan dituntun oleh Dian
"Emm.. agil" kata Kayla sambil menahan tangannya, Agil pun menoleh dan tersenyum
"Agil.." kayla pun Berhambur memeluknya Erat, Agil pun membalasnya.
"Panggilah aku jika kamu butuh bantuan.." ucap Kayla
"Baiklah.." jawab Agil

*At Police Office

          Tanpa disangka. seseorang yang kami banggakan dan dapat kami percaya selama ini Ternyata Berkhianat. Rizaldi memberitahu data-data penting milik Kami, tetapi Rizaldi tidak mengakui bahwa dirinya juga Adalah Hackers. Alhasil malam itu kami Dian,Adam,Hasan,Faiz dan Bagian Manager Helicopter, Fauzan. ditangkap oleh Polisi karena telah melakukan Hack. Agil dan Kayla tidak ditangkap karena mereka berhasil Kabur.

"Lu pengkhianat! lu pengkhianat!" ujar Dian sambil melihat Rizaldi yang tersenyum Puas.
"Gua gapercaya lu kaya gini! lo An****!" ucap Adam

2 Tahun Kemudian.

          Kami pun bebas dari Polisi-polisi itu, Kami sebenarnya bingung karena Hukuman kami seharusnya 20 Tahun, tetapi kenapa hanya 2 Tahun? Syukurlah. Ternyata Kayla dan Agil mampu membayar uang Jaminan seninal 20 Miliar. kami sangat berterimakasih pada Mereka. dengan tanpa Rizaldi, kami pun kembali ke Profesi kami yaitu sebagai Hackers. WE ARE RETURN! Breaking SouL return.

"BERGERAK!..."

TAMAT~~~~~ Halo, makasih semuanya udah mau baca Cerpen Gajelas ini hehehe. dari Cerpen ini ada pelajaran yang bisa Kita dapatkan, yaitu "Bila kita bersatu, semuanya akan baik-baik saja. Bila kita berpisah, maka sesuatu akan terjadi" jadi kita tegakkan Persatuan dalam hal apapun, dan karena Persatuan akhirnya kita bisa Sukses! :) THANK YOU FOR ALL :* I LOVE YOU GUYS